Kamis, 03 Desember 2009

cimon lenon

Alkisah, pada jaman dahulu kala.. Indonesia Timur adalah dataran rendah panas minim curah hujan yg dihuni koboi-koboi jelek bersenjata gitar.. Sebut saja koboi2 macam Koes Plus (yg pernah dipenjara oleh Soekarno gara-gara memainkan musik The Beatles), AKA, Gombloh, Karpet, CB Band, Andromeda, sampai Boomerang.. plus Om Ahmad Dhani yg jenius tapi arogan dan hobi kontroversi itu.. Mereka semua adalah pahlawan rock‘n roll dari timur.. koboi jagoan yg datang dari negeri terbitnya matahari.


Puluhan tahun kemudian (alias sekarang).. Rock’n roll kembali hype di tanah air.. pensi-pensi dan event-event di kampus dibanjiri dgn teriakan ‘rock’n roll’.. Scenester semakin suka berdandan vintage, sing along, dan ‘dance a go go’ dgn diiringi band-band yg juga semakin suka memakai cap rock‘n roll untuk melabeli musik mereka.. Bahkan lucunya, kantin si ibu depan sekolah juga mendapat julukan baru.. ‘kantin rock’n roll’, cuman gara-gara porsinya yg ‘urakan’!

Well.. everybody says those words now.. Sebenarnya apa sih definisi rock‘n roll itu? Musik nge-beat di pensi dan event kampus? Gitar overdrive kering? Jeans belel? Cowoq cool bergitar yg membuat ceweq-ceweq histeris? Mungkin benar.. tapi yg perlu ditanyakan adalah apa makna yg ada di balik semua hip-hip hura itu? Apakah rock’n roll sedangkal itu?!

Tidak..

Sebenarnya bila dirunut lagi, ide rock’n roll berakar pada spirit kebebasan, cinta, dan perdamaian yg diusung oleh musisi-musisi rebel abad 20. Ikon rock’n roll seperti Chuck Berry, Elvis Presley, Jerry Lee Lewis, The Beatles dsb. pada saat itu ‘berjuang’ meneriakkan kebebasan melalui musik mereka. Koboi-koboi itu mempertanyakan peraturan sekolah yg kaku, melawan dogma dan norma-norma masyarakat yg sifatnya kolot / kuno serta menentang doktrin-doktrin dari generasi tua pendahulu mereka.
Sedikit berbeda dengan spirit punk yg cenderung frontal bahkan anarkis.. rock‘n roll star mengemas idealismenya dgn lebih artistik. Nama varian mereka adalah flower generation alias generasi yg berslogan: ‘Make Love, Not War!’. Mereka menikmati hidup dengan simpel dan merayakan indahnya masa muda mereka dalam music and party. Bukan party dalam artian clubbing ajub-ajub, melainkan sebuah gathering persaudaraan sebagai perayaan akan masa muda mereka.

Mereka juga menyukai sex sebagai bentuk pemujaan mereka pada keindahan hidup. Tapi semua itu akan berlangsung dalam kebebasan yg bertanggung-jawab. Rock’n roll star mengagumi & menghormati (bahkan memuja!) lawan jenisnya.. Bukankah sepanjang sejarah, nggak pernah ada cerita seorang rock’n roll star yg dituntut karena melukai ataupun melecehkan pasangannya?

Semua attitude di atas pada dasarnya bersumber pada sikap cuek dan memandang perbedaan adalah sesuatu yg wajar, selama masing-masing bertanggung jawab dengan pilihan yg diambil.
Jadi, being a rock’n roll star bukan berarti jadi tukang bikin rusuh, bandar minum, sok playboy, raja-telat masuk kelas, dan dimusuhi guru killer. Jangan cuma modal jeans belel, blazer junkies, dan grip lagu2nya Rolling Stones.. Dan kamu nggak harus jungkir-balik mainin lagu usang ‘Lingkar Labirin’-nya The Brandals di pensi skul-mu demi jadi seorang rock ‘n roll star..
Kamu bisa mulai dgn menjadi koboi pemberani & gentleman yg menegakkan ideologi kebebasan, cinta, dan perdamaian di lingkungan pergaulanmu.. dijamin kamu bakal populer di skulmu, sebab ideologi yg simpel itu sangat universal alias mudah dipahami oleh siapapun.. ceweq-cowoq.. miskin-kaya.. tua-muda.. bahkan juga oleh guru yg kamu juluki ‘the killers’ itu.
Nah, setelah kamu berhasil membangun image rock’n roll starmu, meskipun kamu raja-telat di kelas, sang guru killer akan segan dengan aura Lennon-mu. Dan, hei, siapa tahu kamu bisa mencuri hati Ngatini, anak ibu kantin yg manis itu! Hehe..

Ok, Koboi.. selamat meniru Lennon.. selamat menjadi rock’n roll star..
(dan selamat mencuri hati Ngatini-Ngatini di luar sana!)

Ada juga posting artikel lain (by Slim Angga) yg memberi wacana bagus dan menarik soal rock'n roll. Klik disini kalo anda tertarik untuk membacanya.

about Rock n Roll

Biografi Gn’R

Sejak bulan akhir Mei lalu, aku melihat biografi Gn’R yang berbahasa Indonesia. Ukh, langsung tertarik untuk membelinya. Selang sekitar 3 minggu kemudian, kemarin 16 Juni 2009, akhirnya buku band kesukaanku sepanjang masa langsung terbeli. Waktu yang banyak untuk alokasi kegiatan 32 Artscore, dan RIP-nya kakak iparku, megharuskan untuk memaksa pulang kerja cepat guna menyempatkan diri membeli buku itu di TM Book Detos. Harganya Rp. 55.000, namun diskon 15% menjadi Rp. 46.750…hehehehe, padahal bisa lebih murah menjadi 20-25% kalau traksaksinya lebih pagi dan masih tergolong 150 pembeli buku pertama dalam hari yang sama….


Buku tersebut merupakan terjemahan karya Paul Stenning tahun 2004 dengan judul aslinya: The Band That Time Forgot; the complete unauthorized Biografy of Guns N’ Roses. Penerbit Ayyana dari Yogyakarta dan baru kali ini aku membeli buku dari penerbit itu, memberikan sebuah kemasan buku yang menarik, terutama sampulnya, sayangnya gambar-gambar pada lampiran berwarna hitam putih dan kurang baik.

Cov-D

Cov-B

Daf. Isi

Lamp.

(Gambar berdasarkan scan dari buku yang dibahas)

Malamnya, malam Rabu, aku membacanya hingga tuntas. Mulai selesai magrib hingga jam 10 malam lewat sedikit. Buku terjemahan itu, dibuka Stenning dengan menyatakan bahwa” adalah sulit membuat biografi tidak resmi”. Biografi yang ditulis merupakan hasil tangan dingin wartawan rock yang teleh digelutinya bertahun-tahun, dan tak ayal hasilnya keren!. Tiap bab yang disajikan menggunakan judul lagu Gn’R yang isinyapun mencerminkan kehidupan anggotanya, dan ini berarti bahwa lagu yang diciptakan adalah “kisah hidup mereka”, baik itu mulai tahun 1982-1993, ataupun setelahnya hingga tahun 2003.

Lagu yang diciptakan seperti Nightrain adalah kisah AXL dan teman2nya yang meminum-minuman keras mereka Nightrain yang amat murah karena hanya itu yang mereka mampu beli, dan ingin keluar dari keadaan itu. Selanjutnya diceritakan pula, lagu pertama ciptaan Gn’R, yakni Don’t Cry, dan lagu lainnya yang diakui keluar begitu saja ketika mereka bersama mulai memainkannya.

Breakdown (perpecahan) sebagai salah satu bab yang menarik. Stenning menceritakan asal muasal perpecahan di tubuh Gn’R, dari pemecatan Adler yang hoby nge-drugnya sudah “kacau balau” menurut Slash dan Izzy, hingga pemecatan Gilby yang juga tetap digunakan Axl hingga tahun 1995. Tak lupa pula, konflik dengan Nirvana yang kala itu, 1993, memiliki kekuatan kemampuan yang menyerupai Gn’R. Selanjutnya, pasca album Gn’R yang tidak mengesankan: Spagetti Incident?!, usaha menghasilkan Chinese Democracy yang terkatung-katung, bukan disengaja atau tanpa sebab. Axl yang sendirian dengan Gn’R harus dihadapi kenyataan pahit pada medio 1996-1997, bahwa istrinya menggugat cerai, Ibunya meninggal, West Arkeen yang overdosis (OD), begitupula sepupunya OD saat naik daun bersama Blind Mellon, Shannon Hoon. Axl stress, terpukul, dan depresi.

Dalam keadaan itu, sebenarnya Axl telah menelurkan beberapa lagu, seperti Oh My God yang menjadi Ost. End of Day tahun 1999. Arnold yang amat menggemari Gn’R sejak dulu khususnya pada pertemuannya di pub pada suatu malam, kembali mengajak Axl untuk menelurkan karyanya dengan harapan lahirnya sebuah kesuksesan seperti pada tahun 1992 dengan lagu luar bisanya: You Could Be Mine sebagai Ost. Terminator 2: Judgmen Day.

Film tahun 1999 yang kurang laris itu, juga menghantarkan New Gn’R tidak booming. Namun hal demikian langsung runtuh, ketika tanpa diduga Axl tampil live bersama Gilby Clarke dan bandnya tahun 2000. Axl and Gilby band menyayikan lagu lawas milik Rolling Stones, seperti death flowers. Sontak, media terbangun. Dengan gayanya, Axl sesumbar bahwa sedang merampungkan album barunya, dan akan diluncurkan. Formasi anggota baru, kemudian bocor ke publik, seperti Flink, Buckethead, dan anggota lama Gn’r Illusion, Dizzy Reed, begitupula lagu baru yang dinyayikan melalui live yang mulai digelar tahun itu pula walupun harus berbagi panggung denga band lain, seperti Linkin Park.

Tahun 2001, New Gn’R manggung di Rock in Rio III. Luar biasa, antusias penonton seakan menghilangkan ada atau tidaknya Gn’R baru. Penonton menikmatinya. Sepanjang tahun 2001-2002, New Gn’R melakukan tour, baik itu di AS ataupun Eropa, baik yang sukses maupun yang dilengkapi dengan kerusuhan karena konser tidak jadi. Lagi-lagi Axl berulah, disalah satu konsernya di AS, ternyata Axl memilih nonton basket di kamar hotel daripada berada diatas penggung live performance.

Buku biografi Gn’R ini dilengkapi pula perjalanan waktu disetiap konser sejak tahun 1982 hingga tahun 2002, selain itu dibeberkan situs internet terkait dengan Gn’R, buku biografi Gn’R karya orang lain, CD, bootleg, videoklip, DVD, VHS, dan itu banyak yang tidak beredar di Indonesia. Lampiran buku ini, diisi gambar-gambar saat live, tiket konser, pamflet, CD, DVD, dan lambang-lambang lagu.

Yang tidak ada dibuku

Terjemahan bahasa Indonesia buku Paul Stenning diterbitkan bulan Mei 2009, seharusnya penerbit memberikan tulisan atau kata pengantar dari pemerhati Gn’R, seperti saya misalnya hehehehe, untuk menghantarkan apa yang terjadi kini atau sejak tahun 2004 – hingga 2009, dimana tahun-tahun itu tidak dibahas dalam biografi tersebut.

Sebut saja misalnya bagaimana reaksi Axl dan bandnya, ketika Slash bersama ex personil Gn’R membuat Velvet Revolver (VR) yang merupakan terusan Slash n’ Snakpit, dan menelurkan album tahun 2004, dan meledak. Selanjutnya, banyaknya beredar lagu baru Gn’R melalui internet dan itu mencerminkan keberadaan sekaligus penyaing baru VR.

Keberadaan Gn’R semakin eksis ketika sederetan konser dilakukan secara permanen sejak tahun 2006, bahkan sampai ke Asia seperti di Jepang hingga awal 2008. Dan akhirnya, pada 23 Nov 2008, Gn’R meluncurkan album Chenese Democracy (CD) yang amat ditunggu-tunggu, dan ternyata mencapai puncak tangga lagu di dunia internasional. Tanpa diduga, Lagu You Could Be Mine yang dianggap luar biasa oleh Stenning, menjadi Ost. Terminator kembali, dalam T4: The End Begin tahun 2009. Wajah baru Gn’R melalui lagu-lagu dalam CD, dan kenangan memukau melalui film T4, semakin memantapkan untuk tetap dalam barisan yang sama dan kokoh, yaitu sebagai Big Fans of Guns n’ Roses!!!.

Jumat, 30 Oktober 2009

Sekolah tinggi Seni Musik di Surabaya

ini merupakan proyek milik
yayasan swasta yang bergerak di bidang pendidikan musik. Fasilitas yang
direncanakan meliputi ruang kelas teori dan ruang kelas musik privat, ruang
latihan, perpustakaan, ruang seminar, music hall, recital hall, amphitheatre, ruang
dosen, kafetaria, toko buku, swalayan, kantor kas, kantor pengelola beserta ruang
rapat, dan ruang klub musik. Sesuai dengan fungsi bangunan sebagai sekolah
musik dan simbol dari musik dan sifat musik yang dinamis, maka konsep
perancangan mengacu pada simbolisasi bentuk "Kunci G dengan kelima garis
paranada" dan "Dinamis". Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan
bangunan yang terdiri dari massa tunggal hasil metafor bentuk Kunci G dan Lima
garis paranada, sehingga menghasilkan bentuk massa lingkaran, juring lingkaran
dan bentuk melengkung yang dikomposisikan berdasarkan bentuk Kunci G
dengan kesan dinamis dan memiliki kesatuan.

Author
• (22499149) NEZAR KURNIAWAN

Contributor
• (93-021) IRWAN SAHLI
• (88-002) Timoticin Kwanda

Publisher
Universitas Kristen Petra

Year : 2003

Subject
1. MUSIC-HALLS

Keyword
college music, facilities, design concept, surabaya

Category
s1 - Laporan Perancangan Arsitektur (Jurusan Teknik Arsitektur S1)

Language
Indonesian

Rights
Laporan Perancangan Arsitektur No. 2096/ARS/2003; Nezar Kurniawan (22499149)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made
SEKOLAH TINGGI MUSIK BANDUNG

Alamat : JL. LAMPING NO. 16 BANDUNG 40151
Tags : PENDIDIKAN MUSIK | SEKOLAH MUSIK | MUSIK



SEJARAH BERDIRI

Sekolah Tinggi Musik Bandung berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No . 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, ijin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.

Sejak lama kota Bandung dikenal sebagai barometer perkembangan musik di Indonesia. Bahkan, juga dijuluki “gudang”nya musisi yang tidak pernah berhenti melahirkan seniman-seniman musik berbakat yang sanggup berkiprah, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Inilah yang menjadi inspirasi berdirinya Sekolah Tinggi Musik Bandung, sebagai sekolah tinggi formal di bidang musik satu-satunya di Indonesia.

Di lembaga inilah mahasiswa ditempa untuk bisa mengelola keseimbangan penguasaan bermain musik dengan pengetahuan serta wawasan-wawasan lainnya sebagai modal dasar menjadi musisi yang baik. Dan musisi yang baik bukan dinilai dari sekedar piawai memainkan instrument, melainkan harus mampu mengaransir secara harmonis unsur-unsur talent, relationship, patience, belief & knowledge – menjadi kesatuan yang utuh di dalam dirinya.

VISI

“Sekolah Tinggi Musik Bandung menjadi lembada pendidikan yang berkualitas unggul”

MISI

”Membentuk musisi yang bersikap etis, berwawasan akademis dan cultural, professional, serta mampu berperan di masyarakat”

MOTTO

“Menjadi musisi yang baik”



OPEN AT:

www.stimb.co.cc


JOINING FEE

Dilunasi pada waktu registrasi

*
Biaya Pengembangan Rp. 7.000.000,-
*

Biaya Kemahasiswaan Rp. 500.000,- (sudah termasuk jaket almamater & t’shirt)


TUITION FEE

Dibayar setiap awal semester

*
Biaya Tetap Rp. 2.000.000,- /semester
*

Biaya SKS Rp. 125.000,- /SKS

Pendaftaran Mahasiswa Baru dibuka mulai bulan April s.d Agustus 2009, dilakukan dengan mengisi Formulir Pendaftaran dan Membayar biaya test sebesar Rp. 250.000,- kepada Bagian Administrasi di kampus STiMB.

JADUAL TEST PENERIMAAN

> Test Gelombang I, 18 Mei 2009
> Test Gelombang II, 27 Juli 2009
> Test Gelombang III, 14 Agustus 2009


SYARAT PENERIMAAN

> Berijazah SMU atau sederajat
> Menyerahkan fotocopy ijazah yang telah dilegalisasi (3 rangkap)
> Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 2x3 (4 lembar) dan 3x4 (4 lembar)
> Surat Keterangan Sehat dari dokter atau Puskesmas


KEPUTUSAN PENERIMAAN

Berdasarkan hasil:

> Test Bakat & Keterampilan
> Psikotest
> Wawancara

Info :
Tes bakat dan keterampilan dibagi dua yaitu tes teori musik dan tes keterampilan memainkan instrumen.

> Tes Bakat, mencakup pengetahuan musik

> Tes Keterampilan mainkan instrumen, terutama minat utama yang nantinya akan menjadi mata kuliah Mayor Wajib. Kamu boleh memainkan lebih dari satu instrumen, kalo bisa...

> Psikotest diperlukan supaya kamu tau dengan pasti potensi yang paling utama di bidang apa. Psikotest ini dapat dijadikan sebagai arahan profesi / karir kamu di bidang musik kelak. misalnya, kalau memang kamu punya bakat terpendam sebagai komposer, jauh2 hari kamu bisa lebih fokus di beberapa mata kuliah yang harus kamu kuasai.

> Wawancara harus kamu hadapi dengan rileks supaya kamu dapat menunjukkan kualitas dirimu dengan baik. ini juga kesempatan buatmu untuk bertanya apa saja tentang STiMB, beragam karir yang bisa dilakukan oleh seorang sarjana musik, dsb.
Sekolah Tinggi Musik Bandung


adalah sekolah tinggi yang mengkhususkan diri dalam bidang musik pertama di Indonesia. STiMB berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No. 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, izin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.

Instrumen Mayor

* Vokal
* Keyboard
* Gitar elektrik
* Bas elektrik
* Drum
* Saksofon

Program studi Musik Klasik/Jenjang Sarjana (S1) dengan instrumen mayor/spesialisasi pilihan:

* Vokal
* Piano
* Gitar
* Perkusi
* Biola
* Viola
* Cello
* Kontra Bas
* Flute
* Klarinet
* Oboe
* Fagot
* Trombon
* Horn
* Saksofon


Mata kuliah
Meliputi berbagai mata kuliah, diselaraskan dengan Kurikulum Nasional yang ditetapkan pemerintah plus mata kuliah muatan lokal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi mahasiswa.

* Instrumen Mayor
* Teori Musik
* Pengantar Pengetahuan Musik (PPM)
* Solfeggio
* Piano Minor Wajib
* Minor Pilihan
* Sejarah Musik
* Ilmu Harmoni
* Harmoni Manual
* Kontrapung
* Komposisi
* Analisa Musik
* Aransemen
* Akustik dan Organologi
* Orkestrasi
* Koor/Orkes/Ansambel
* Direksi Koor/Orkes
* Filsafat Seni
* Seni Pertunjukan Indonesia
* Pengetahuan Musik Nusantara
* Pengetahuan Musik Dunia
* Pengetahuan dan Praktek Karawitan
* Seminar Musik
* Psikologi
* Bahasa Inggris
* Bahasa Indonesia
* Agama
* Pancasila dan Kewarganegaraan

*

Kompetensi yang dikembangkan

* Manajemen Musik
* Penulisan Musik Komputer
* Pengetahuan Digital Recording
* Jurnalisme Musik

Sabtu, 26 September 2009

KFC Music Hits List adalah album kompilasi dari band dan penyanyi baru hasil dari ajang pencarian bakat yang disokong oleh KFC. setelah cukup berhasil dengan album KFC Music Hits List pertama dan kedua, kini KFC Music merelase lagi album ketiga untuk mereka.
Beberapa lagu dari Album ini tampaknya cukup berpotensi untuk masuk ke chart-chart radio di Indonesia dan populer di tengah pecinta musik Indonesia. Salah satu lagu dari album ini yang dinyanyikan band Aquila yang berjudul ‘Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki’ telah masuk ke 10 besar tangga lagu (Awal Januari 2009) di salah satu stasiun radio swasta di Indonesia.

Track List :

* 01. The Mad - Kembali.mp3
* 02. River - Virgin.mp3
* 03. Icon - Ketetapan Hati.mp3
* 04. Cum Laude - Karna Dia, Dia, Dia.mp3
* 05. Supernova - Dialog (Dia, Lo dan Gue).mp3
* 06. Bio - Ku Hanya Ingin Kau Di Sampingku.mp3
* 07. The Julia’s - Lelaki Buaya dan Wanita Bodoh.mp3
* 08. Imaji - Kau Anugrah.mp3
* 09. Rock On - Preman Kelas.mp3
* 10. Cat de Villa - Masih Adakah.mp3
* 11. Aquila - Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki.mp3 [Download]
* 12. The Barry’s - Mengertilah.mp3