JAM VOX
Jam vox adalah sebuah product unik yang dapat digunakan untuk ber Jam session atau latihan bermain gitar di rumah yang hanya dengan menggunakan computer standard.
Software, ampli speaker kecil dan audio interface ini hadir di kalangan gitaris dimana kita dengan JAMVOX bisa berjam session dengan band apa saja, dimana kita dapat memainkan gitar dari berbagai jenis lagu seperti lagu2 Joe Satriani, steve vai dll. Karena alat ini dapat membuat frekwensi gitar di hilangkan sehingga kita dapat bermain seperti menggunakan minus one saja, bahkan bisa ngejam secara online.
Gitaris biasanya memiliki karakter sound sendiri , tetapi dengan adanya teknologi dan JAMVOX ini gitaris tidak perlu menggunakan seperangkat alat yang bertumpuk untuk mendapatkan sound yang diinginkan, karena dengan alat ini terdapat fasilitas gitar amplifier modeling software, effect modeling software, all in one USB interface dan monitor, 28 song, 2 CD bundle dari track2 lagu yang diinginkan.
Minggu, 21 Maret 2010
Selasa, 16 Februari 2010
Asal Mula Jazz
Sejarah Jazz : Asal Mula Jazz
Berikut ini adalah artikel yang saya tulis dalam rangka mempelajari musik Jazz dan World Music. Dikutip dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi Anda semua.
Nenek moyang dari musik jazz, yaitu urban musik, berasal dari daerah pedesaan di selatan layaknya jalanan di kota-kota Amerika. Hal ini merupakan hasil dari dua tradisi musikal yang nyata, yaitu Afrika Barat dan Eropa. Afrika Barat memberikan pengaruh dalam jazz berupa ritme yang terus menerus, pergerakan, dan permainan emosi yang sangat menyokong jazz dengan baik. Sedangkan bumbu-bumbu Eropa lebih mempengaruhi dalam hal kualitas musikal menyinggung harmoni dan melodi.
Gabungan dari kedua tradisi ini menghasilkan suatu musik yang bermain dalam suatu meteran dan me-reinterpretasi-kan penggunaan nada-nada dalam kombinasi baru, menciptakan nada-nada biru yang mengekspresikan perasaan, baik sedih maupun ceria. Teriakan peladang/budak dikombinasikan dengan bunyi-bunyi style musisi New Orleans, menghasilkan suatu jenis musik baru. Musik Gospel dari gereja melumer dengan yang dikenal pada abad 20 sebagai “blues” , menawarkan bumbu vokal yang diterjemahkan dengan baik ke dalam instrumen.
Marching Bands, yang dimainkan tidak hanya oleh orang-orang kulit putih tapi juga orang kulit hitam, memperkenalkan instrumen-instrumen yang sebaliknya telah menjaga suatu ekspresi dari tradisi musik klasik. Drum dan alat musik petik berkombinasi dengan terompet, trombon, tuba, dan saxophone. Musik dari Afrika Barat dan musik yang diciptakan oleh para budak diterjemahkan dengan metode berbeda oleh pengaruh Karibia dan alunan Latin. Dan apa yang akhirnya menjadi lagu populer adalah disertai unsur Gospel, Blues, dan Field Hollers (teriakan peladang), menambah suatu tekstur yang kaya terhadap musik yang dunia tidak pernah mendengarnya sebelumnya. Dunia musik Amerika, menjadi matang dengan transformasi tersebut yang akan menjadi musik jazz. Pada akhirnya, ragtime memasuki pergerakan ini mendekati akhir abad 19, dan sisanya, layaknya mereka katakan, telah menjadi sejarah.
My Opinion :
Sangat menarik mempelajari jenis musik ini. Musik jazz berangkat dari kaum buruh dan kini dianggap sebagai musik kaum elit. Sungguh suatu anggapan keliru. Namun, sampai sekarang definisi akan “jazz” ini masih terus diperdebatkan, termasuk di Indonesia.
-tulisan ini dibuat bukan karena merasa lebih tahu, namun karena tidak tahu apa-apa, dan ingin menjadi lebih tahu-
Tags: blues, field hollers, gospel, sejarah jazz
Berikut ini adalah artikel yang saya tulis dalam rangka mempelajari musik Jazz dan World Music. Dikutip dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi Anda semua.
Nenek moyang dari musik jazz, yaitu urban musik, berasal dari daerah pedesaan di selatan layaknya jalanan di kota-kota Amerika. Hal ini merupakan hasil dari dua tradisi musikal yang nyata, yaitu Afrika Barat dan Eropa. Afrika Barat memberikan pengaruh dalam jazz berupa ritme yang terus menerus, pergerakan, dan permainan emosi yang sangat menyokong jazz dengan baik. Sedangkan bumbu-bumbu Eropa lebih mempengaruhi dalam hal kualitas musikal menyinggung harmoni dan melodi.
Gabungan dari kedua tradisi ini menghasilkan suatu musik yang bermain dalam suatu meteran dan me-reinterpretasi-kan penggunaan nada-nada dalam kombinasi baru, menciptakan nada-nada biru yang mengekspresikan perasaan, baik sedih maupun ceria. Teriakan peladang/budak dikombinasikan dengan bunyi-bunyi style musisi New Orleans, menghasilkan suatu jenis musik baru. Musik Gospel dari gereja melumer dengan yang dikenal pada abad 20 sebagai “blues” , menawarkan bumbu vokal yang diterjemahkan dengan baik ke dalam instrumen.
Marching Bands, yang dimainkan tidak hanya oleh orang-orang kulit putih tapi juga orang kulit hitam, memperkenalkan instrumen-instrumen yang sebaliknya telah menjaga suatu ekspresi dari tradisi musik klasik. Drum dan alat musik petik berkombinasi dengan terompet, trombon, tuba, dan saxophone. Musik dari Afrika Barat dan musik yang diciptakan oleh para budak diterjemahkan dengan metode berbeda oleh pengaruh Karibia dan alunan Latin. Dan apa yang akhirnya menjadi lagu populer adalah disertai unsur Gospel, Blues, dan Field Hollers (teriakan peladang), menambah suatu tekstur yang kaya terhadap musik yang dunia tidak pernah mendengarnya sebelumnya. Dunia musik Amerika, menjadi matang dengan transformasi tersebut yang akan menjadi musik jazz. Pada akhirnya, ragtime memasuki pergerakan ini mendekati akhir abad 19, dan sisanya, layaknya mereka katakan, telah menjadi sejarah.
My Opinion :
Sangat menarik mempelajari jenis musik ini. Musik jazz berangkat dari kaum buruh dan kini dianggap sebagai musik kaum elit. Sungguh suatu anggapan keliru. Namun, sampai sekarang definisi akan “jazz” ini masih terus diperdebatkan, termasuk di Indonesia.
-tulisan ini dibuat bukan karena merasa lebih tahu, namun karena tidak tahu apa-apa, dan ingin menjadi lebih tahu-
Tags: blues, field hollers, gospel, sejarah jazz
about jazz
Banyak yang beranggapan bahwa musik jazz adalah musiknya kaum elite dan mapan. Namun bila kita menegok ke akar jazz boleh dibilang justru bertolak belakang. Jazz adalah sebuah seni ekspresi dalam bentuk musik. Jazz disebut sebagai musik fundamental dalam hidup manusia dan cara mengevaluasi nilai-nilai tradisionalnya. Tradisi jazz berkembang dari gaya hidup masyarakat kulit hitam di Amerika yang tertindas. Awalnya, pengaruh dari tribal drums dan musik gospel, blues serta field hollers (teriakan peladang). Proses kelahirannya telah memperlihatkan bahwa musik jazz sangat berhubungan dengan pertahanan hidup dan ekspresi kehidupan manusia.
Yang menarik adalah bahwa asal kata “jazz” berasal dari sebuah istilah vulgar yang digunakan untuk aksi seksual. Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Prev: Bob Marley
Yang menarik adalah bahwa asal kata “jazz” berasal dari sebuah istilah vulgar yang digunakan untuk aksi seksual. Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Prev: Bob Marley
Kamis, 03 Desember 2009
sejarah Rock and roll
Rock and roll mulai muncul sebagai gaya baru dalam bermusik di Amerika pada akhir tahun 1940-an sebagai percabangan musik country dan western produk budaya orang Amerika berkulit putih, dan musik rhythm and blues (R&B) yang merupakan produk budaya orang Afrika-Amerika. Unsur-unsur rock and roll sebenarnya sudah bisa didengar pada lagu-lagu country tahun 1930-an dan lagu-lagu blues dari tahun 1920-an. Walaupun demikian, genre musik yang baru ini tidak disebut "rock and roll" hingga di tahun 1950-an. Bentuk awal rock and roll adalah rockabilly yang memadukan unsur-unsur R&B, blues, jazz, dan dipengaruhi musik folk Appalachia serta musik gospel. Bila ditelusur lebih jauh lagi, cikal bakal musik rock and roll bisa ditemukan di daerah slum Five Points, kota New York pada pertengahan abad ke-19. Di daerah tersebut untuk pertama kalinya terjadi percampuran antara tari Afrika yang ritmis dengan musik Eropa, khususnya musik untuk tari rakyat jig asal Irlandia yang sangat melodius.
Penyanyi gospel berkulit hitam dari daerah Selatan Amerika Serikat menggunakan istilah "rocking" untuk menyebut sesuatu yang mirip dengan proses pengangkatan yang akan dialami orang yang percaya di akhir zaman. Istilah "rocking" pada akhir dekade 1940-an menjadi bermakna ganda, "menari" dan juga "seks", seperti pada lirik lagu "Good Rocking Tonight" yang dibawakan pemusik blues Roy Brown. Lagu seperti ini biasanya hanya diputar stasiun radio yang menyiarkan musik orang Afrika-Amerika dan jarang didengar kalangan orang berkulit putih.
Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di Amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang Afrika-Amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik R&B berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah Louis Jordan, Mills Brothers, dan The Ink Spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu R&B atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya Delta blues seperti Robert Johnson dan Skip James menjadi inspirasi bagi pemusik rock Inggris The Yardbirds, Cream, dan Led Zeppelin.
Di tahun 1951, Alan Freed, seorang DJ di Cleveland, Ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan Freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" untuk musik R&B yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai DJ di stasiun radio WJW di Cleveland, Alan Freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 Maret 1952 dan diberi nama "The Moondog Coronation Ball". Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang Afrika-Amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, Alan Freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik Afrika-Amerika di berbagai kalangan.
Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister Rosetta Tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister Rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti "This Train" dan "Rock Me", serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan "Strange Things Happenin Every Day", "Up Above My Head", dan "Down By The Riverside". Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah Big Joe Turner dengan "Roll 'em Pete". Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy Brown ("Good Rocking Tonight", tahun 1947), Paul Bascomb ("Rock and Roll", 1947), Fats Domino ("The Fat Man," 1949), Big Joe Turner ("Honey, Hush", 1953, dan "Shake, Rattle and Roll", 1954), serta Les Paul and Mary Ford ("How High the Moon," 1951).
Artikel majalah Rolling Stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama Elvis Presley produksi Sun Records yang berjudul "That's All Right (Mama)" adalah rekaman rock and roll yang pertama.[1]. Sementara itu, lagu hit "Bo Diddley" dan "I'm A Man" oleh Bo Diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.
Lagu "Rock Around the Clock" oleh Bill Haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah Billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill Haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah Chuck Berry, Little Richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya Eddie Fisher, Perry Como, dan Patti Page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.
Musik rock and roll dan boogie woogie keduanya menggunakan satu bar (birama) delapan ketuk dan sama-sama memainkan progresi kord blues 12-bar. Walaupun demikian, rock and roll lebih menekankan pada backbeat dibandingkan boogie woogie. Little Richard memadukan piano boogie-woogie dengan backbeat yang berat dan menyanyikannya dengan suara berteriak akibat terpengaruh gaya menyanyi musik gospel. Pemusik seperti Ray Charles dan Smokey Robinson memuji gaya bernyanyi Little Richard yang dikatakannya membawa warna baru dalam musik. James Brown memuji Little Richard sebagai pemusik yang pertama kali memasukkan unsur musik funk ke dalam beat rock and roll. Elvis Presley turut menyebut Little Richard sebagai sumber inspirasi. Walaupun demikian, perpaduan unsur-unsur musik seperti yang dilakukan Little Richard bukan hal yang baru. Sebelum Little Richard, sudah banyak sekali pemusik yang melakukan hal yang sama, misalnya Esquerita, Cecil Gant, Amos Milburn, Piano Red, dan Harry Gibson. Gaya liar Little Richard dalam berteriak dan menyerukan "wuuu wuuu," sebenarnya sudah digunakan Marion Williams dan banyak lagi penyanyi gospel wanita di tahun 1940-an. Roy Brown juga sudah meneriakan "yoooooww" jauh sebelum Richard melakukannya dalam lagu "Ain't No Rockin no More".
Penyanyi gospel berkulit hitam dari daerah Selatan Amerika Serikat menggunakan istilah "rocking" untuk menyebut sesuatu yang mirip dengan proses pengangkatan yang akan dialami orang yang percaya di akhir zaman. Istilah "rocking" pada akhir dekade 1940-an menjadi bermakna ganda, "menari" dan juga "seks", seperti pada lirik lagu "Good Rocking Tonight" yang dibawakan pemusik blues Roy Brown. Lagu seperti ini biasanya hanya diputar stasiun radio yang menyiarkan musik orang Afrika-Amerika dan jarang didengar kalangan orang berkulit putih.
Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di Amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang Afrika-Amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik R&B berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah Louis Jordan, Mills Brothers, dan The Ink Spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu R&B atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya Delta blues seperti Robert Johnson dan Skip James menjadi inspirasi bagi pemusik rock Inggris The Yardbirds, Cream, dan Led Zeppelin.
Di tahun 1951, Alan Freed, seorang DJ di Cleveland, Ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan Freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" untuk musik R&B yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai DJ di stasiun radio WJW di Cleveland, Alan Freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 Maret 1952 dan diberi nama "The Moondog Coronation Ball". Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang Afrika-Amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, Alan Freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik Afrika-Amerika di berbagai kalangan.
Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister Rosetta Tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister Rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti "This Train" dan "Rock Me", serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan "Strange Things Happenin Every Day", "Up Above My Head", dan "Down By The Riverside". Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah Big Joe Turner dengan "Roll 'em Pete". Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy Brown ("Good Rocking Tonight", tahun 1947), Paul Bascomb ("Rock and Roll", 1947), Fats Domino ("The Fat Man," 1949), Big Joe Turner ("Honey, Hush", 1953, dan "Shake, Rattle and Roll", 1954), serta Les Paul and Mary Ford ("How High the Moon," 1951).
Artikel majalah Rolling Stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama Elvis Presley produksi Sun Records yang berjudul "That's All Right (Mama)" adalah rekaman rock and roll yang pertama.[1]. Sementara itu, lagu hit "Bo Diddley" dan "I'm A Man" oleh Bo Diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.
Lagu "Rock Around the Clock" oleh Bill Haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah Billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill Haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah Chuck Berry, Little Richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya Eddie Fisher, Perry Como, dan Patti Page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.
Musik rock and roll dan boogie woogie keduanya menggunakan satu bar (birama) delapan ketuk dan sama-sama memainkan progresi kord blues 12-bar. Walaupun demikian, rock and roll lebih menekankan pada backbeat dibandingkan boogie woogie. Little Richard memadukan piano boogie-woogie dengan backbeat yang berat dan menyanyikannya dengan suara berteriak akibat terpengaruh gaya menyanyi musik gospel. Pemusik seperti Ray Charles dan Smokey Robinson memuji gaya bernyanyi Little Richard yang dikatakannya membawa warna baru dalam musik. James Brown memuji Little Richard sebagai pemusik yang pertama kali memasukkan unsur musik funk ke dalam beat rock and roll. Elvis Presley turut menyebut Little Richard sebagai sumber inspirasi. Walaupun demikian, perpaduan unsur-unsur musik seperti yang dilakukan Little Richard bukan hal yang baru. Sebelum Little Richard, sudah banyak sekali pemusik yang melakukan hal yang sama, misalnya Esquerita, Cecil Gant, Amos Milburn, Piano Red, dan Harry Gibson. Gaya liar Little Richard dalam berteriak dan menyerukan "wuuu wuuu," sebenarnya sudah digunakan Marion Williams dan banyak lagi penyanyi gospel wanita di tahun 1940-an. Roy Brown juga sudah meneriakan "yoooooww" jauh sebelum Richard melakukannya dalam lagu "Ain't No Rockin no More".
cimon lenon
Alkisah, pada jaman dahulu kala.. Indonesia Timur adalah dataran rendah panas minim curah hujan yg dihuni koboi-koboi jelek bersenjata gitar.. Sebut saja koboi2 macam Koes Plus (yg pernah dipenjara oleh Soekarno gara-gara memainkan musik The Beatles), AKA, Gombloh, Karpet, CB Band, Andromeda, sampai Boomerang.. plus Om Ahmad Dhani yg jenius tapi arogan dan hobi kontroversi itu.. Mereka semua adalah pahlawan rock‘n roll dari timur.. koboi jagoan yg datang dari negeri terbitnya matahari.
Puluhan tahun kemudian (alias sekarang).. Rock’n roll kembali hype di tanah air.. pensi-pensi dan event-event di kampus dibanjiri dgn teriakan ‘rock’n roll’.. Scenester semakin suka berdandan vintage, sing along, dan ‘dance a go go’ dgn diiringi band-band yg juga semakin suka memakai cap rock‘n roll untuk melabeli musik mereka.. Bahkan lucunya, kantin si ibu depan sekolah juga mendapat julukan baru.. ‘kantin rock’n roll’, cuman gara-gara porsinya yg ‘urakan’!
Well.. everybody says those words now.. Sebenarnya apa sih definisi rock‘n roll itu? Musik nge-beat di pensi dan event kampus? Gitar overdrive kering? Jeans belel? Cowoq cool bergitar yg membuat ceweq-ceweq histeris? Mungkin benar.. tapi yg perlu ditanyakan adalah apa makna yg ada di balik semua hip-hip hura itu? Apakah rock’n roll sedangkal itu?!
Tidak..
Sebenarnya bila dirunut lagi, ide rock’n roll berakar pada spirit kebebasan, cinta, dan perdamaian yg diusung oleh musisi-musisi rebel abad 20. Ikon rock’n roll seperti Chuck Berry, Elvis Presley, Jerry Lee Lewis, The Beatles dsb. pada saat itu ‘berjuang’ meneriakkan kebebasan melalui musik mereka. Koboi-koboi itu mempertanyakan peraturan sekolah yg kaku, melawan dogma dan norma-norma masyarakat yg sifatnya kolot / kuno serta menentang doktrin-doktrin dari generasi tua pendahulu mereka.
Sedikit berbeda dengan spirit punk yg cenderung frontal bahkan anarkis.. rock‘n roll star mengemas idealismenya dgn lebih artistik. Nama varian mereka adalah flower generation alias generasi yg berslogan: ‘Make Love, Not War!’. Mereka menikmati hidup dengan simpel dan merayakan indahnya masa muda mereka dalam music and party. Bukan party dalam artian clubbing ajub-ajub, melainkan sebuah gathering persaudaraan sebagai perayaan akan masa muda mereka.
Mereka juga menyukai sex sebagai bentuk pemujaan mereka pada keindahan hidup. Tapi semua itu akan berlangsung dalam kebebasan yg bertanggung-jawab. Rock’n roll star mengagumi & menghormati (bahkan memuja!) lawan jenisnya.. Bukankah sepanjang sejarah, nggak pernah ada cerita seorang rock’n roll star yg dituntut karena melukai ataupun melecehkan pasangannya?
Semua attitude di atas pada dasarnya bersumber pada sikap cuek dan memandang perbedaan adalah sesuatu yg wajar, selama masing-masing bertanggung jawab dengan pilihan yg diambil.
Jadi, being a rock’n roll star bukan berarti jadi tukang bikin rusuh, bandar minum, sok playboy, raja-telat masuk kelas, dan dimusuhi guru killer. Jangan cuma modal jeans belel, blazer junkies, dan grip lagu2nya Rolling Stones.. Dan kamu nggak harus jungkir-balik mainin lagu usang ‘Lingkar Labirin’-nya The Brandals di pensi skul-mu demi jadi seorang rock ‘n roll star..
Kamu bisa mulai dgn menjadi koboi pemberani & gentleman yg menegakkan ideologi kebebasan, cinta, dan perdamaian di lingkungan pergaulanmu.. dijamin kamu bakal populer di skulmu, sebab ideologi yg simpel itu sangat universal alias mudah dipahami oleh siapapun.. ceweq-cowoq.. miskin-kaya.. tua-muda.. bahkan juga oleh guru yg kamu juluki ‘the killers’ itu.
Nah, setelah kamu berhasil membangun image rock’n roll starmu, meskipun kamu raja-telat di kelas, sang guru killer akan segan dengan aura Lennon-mu. Dan, hei, siapa tahu kamu bisa mencuri hati Ngatini, anak ibu kantin yg manis itu! Hehe..
Ok, Koboi.. selamat meniru Lennon.. selamat menjadi rock’n roll star..
(dan selamat mencuri hati Ngatini-Ngatini di luar sana!)
Ada juga posting artikel lain (by Slim Angga) yg memberi wacana bagus dan menarik soal rock'n roll. Klik disini kalo anda tertarik untuk membacanya.
Puluhan tahun kemudian (alias sekarang).. Rock’n roll kembali hype di tanah air.. pensi-pensi dan event-event di kampus dibanjiri dgn teriakan ‘rock’n roll’.. Scenester semakin suka berdandan vintage, sing along, dan ‘dance a go go’ dgn diiringi band-band yg juga semakin suka memakai cap rock‘n roll untuk melabeli musik mereka.. Bahkan lucunya, kantin si ibu depan sekolah juga mendapat julukan baru.. ‘kantin rock’n roll’, cuman gara-gara porsinya yg ‘urakan’!
Well.. everybody says those words now.. Sebenarnya apa sih definisi rock‘n roll itu? Musik nge-beat di pensi dan event kampus? Gitar overdrive kering? Jeans belel? Cowoq cool bergitar yg membuat ceweq-ceweq histeris? Mungkin benar.. tapi yg perlu ditanyakan adalah apa makna yg ada di balik semua hip-hip hura itu? Apakah rock’n roll sedangkal itu?!
Tidak..
Sebenarnya bila dirunut lagi, ide rock’n roll berakar pada spirit kebebasan, cinta, dan perdamaian yg diusung oleh musisi-musisi rebel abad 20. Ikon rock’n roll seperti Chuck Berry, Elvis Presley, Jerry Lee Lewis, The Beatles dsb. pada saat itu ‘berjuang’ meneriakkan kebebasan melalui musik mereka. Koboi-koboi itu mempertanyakan peraturan sekolah yg kaku, melawan dogma dan norma-norma masyarakat yg sifatnya kolot / kuno serta menentang doktrin-doktrin dari generasi tua pendahulu mereka.
Sedikit berbeda dengan spirit punk yg cenderung frontal bahkan anarkis.. rock‘n roll star mengemas idealismenya dgn lebih artistik. Nama varian mereka adalah flower generation alias generasi yg berslogan: ‘Make Love, Not War!’. Mereka menikmati hidup dengan simpel dan merayakan indahnya masa muda mereka dalam music and party. Bukan party dalam artian clubbing ajub-ajub, melainkan sebuah gathering persaudaraan sebagai perayaan akan masa muda mereka.
Mereka juga menyukai sex sebagai bentuk pemujaan mereka pada keindahan hidup. Tapi semua itu akan berlangsung dalam kebebasan yg bertanggung-jawab. Rock’n roll star mengagumi & menghormati (bahkan memuja!) lawan jenisnya.. Bukankah sepanjang sejarah, nggak pernah ada cerita seorang rock’n roll star yg dituntut karena melukai ataupun melecehkan pasangannya?
Semua attitude di atas pada dasarnya bersumber pada sikap cuek dan memandang perbedaan adalah sesuatu yg wajar, selama masing-masing bertanggung jawab dengan pilihan yg diambil.
Jadi, being a rock’n roll star bukan berarti jadi tukang bikin rusuh, bandar minum, sok playboy, raja-telat masuk kelas, dan dimusuhi guru killer. Jangan cuma modal jeans belel, blazer junkies, dan grip lagu2nya Rolling Stones.. Dan kamu nggak harus jungkir-balik mainin lagu usang ‘Lingkar Labirin’-nya The Brandals di pensi skul-mu demi jadi seorang rock ‘n roll star..
Kamu bisa mulai dgn menjadi koboi pemberani & gentleman yg menegakkan ideologi kebebasan, cinta, dan perdamaian di lingkungan pergaulanmu.. dijamin kamu bakal populer di skulmu, sebab ideologi yg simpel itu sangat universal alias mudah dipahami oleh siapapun.. ceweq-cowoq.. miskin-kaya.. tua-muda.. bahkan juga oleh guru yg kamu juluki ‘the killers’ itu.
Nah, setelah kamu berhasil membangun image rock’n roll starmu, meskipun kamu raja-telat di kelas, sang guru killer akan segan dengan aura Lennon-mu. Dan, hei, siapa tahu kamu bisa mencuri hati Ngatini, anak ibu kantin yg manis itu! Hehe..
Ok, Koboi.. selamat meniru Lennon.. selamat menjadi rock’n roll star..
(dan selamat mencuri hati Ngatini-Ngatini di luar sana!)
Ada juga posting artikel lain (by Slim Angga) yg memberi wacana bagus dan menarik soal rock'n roll. Klik disini kalo anda tertarik untuk membacanya.
about Rock n Roll
Biografi Gn’R
Sejak bulan akhir Mei lalu, aku melihat biografi Gn’R yang berbahasa Indonesia. Ukh, langsung tertarik untuk membelinya. Selang sekitar 3 minggu kemudian, kemarin 16 Juni 2009, akhirnya buku band kesukaanku sepanjang masa langsung terbeli. Waktu yang banyak untuk alokasi kegiatan 32 Artscore, dan RIP-nya kakak iparku, megharuskan untuk memaksa pulang kerja cepat guna menyempatkan diri membeli buku itu di TM Book Detos. Harganya Rp. 55.000, namun diskon 15% menjadi Rp. 46.750…hehehehe, padahal bisa lebih murah menjadi 20-25% kalau traksaksinya lebih pagi dan masih tergolong 150 pembeli buku pertama dalam hari yang sama….
Buku tersebut merupakan terjemahan karya Paul Stenning tahun 2004 dengan judul aslinya: The Band That Time Forgot; the complete unauthorized Biografy of Guns N’ Roses. Penerbit Ayyana dari Yogyakarta dan baru kali ini aku membeli buku dari penerbit itu, memberikan sebuah kemasan buku yang menarik, terutama sampulnya, sayangnya gambar-gambar pada lampiran berwarna hitam putih dan kurang baik.
Cov-D
Cov-B
Daf. Isi
Lamp.
(Gambar berdasarkan scan dari buku yang dibahas)
Malamnya, malam Rabu, aku membacanya hingga tuntas. Mulai selesai magrib hingga jam 10 malam lewat sedikit. Buku terjemahan itu, dibuka Stenning dengan menyatakan bahwa” adalah sulit membuat biografi tidak resmi”. Biografi yang ditulis merupakan hasil tangan dingin wartawan rock yang teleh digelutinya bertahun-tahun, dan tak ayal hasilnya keren!. Tiap bab yang disajikan menggunakan judul lagu Gn’R yang isinyapun mencerminkan kehidupan anggotanya, dan ini berarti bahwa lagu yang diciptakan adalah “kisah hidup mereka”, baik itu mulai tahun 1982-1993, ataupun setelahnya hingga tahun 2003.
Lagu yang diciptakan seperti Nightrain adalah kisah AXL dan teman2nya yang meminum-minuman keras mereka Nightrain yang amat murah karena hanya itu yang mereka mampu beli, dan ingin keluar dari keadaan itu. Selanjutnya diceritakan pula, lagu pertama ciptaan Gn’R, yakni Don’t Cry, dan lagu lainnya yang diakui keluar begitu saja ketika mereka bersama mulai memainkannya.
Breakdown (perpecahan) sebagai salah satu bab yang menarik. Stenning menceritakan asal muasal perpecahan di tubuh Gn’R, dari pemecatan Adler yang hoby nge-drugnya sudah “kacau balau” menurut Slash dan Izzy, hingga pemecatan Gilby yang juga tetap digunakan Axl hingga tahun 1995. Tak lupa pula, konflik dengan Nirvana yang kala itu, 1993, memiliki kekuatan kemampuan yang menyerupai Gn’R. Selanjutnya, pasca album Gn’R yang tidak mengesankan: Spagetti Incident?!, usaha menghasilkan Chinese Democracy yang terkatung-katung, bukan disengaja atau tanpa sebab. Axl yang sendirian dengan Gn’R harus dihadapi kenyataan pahit pada medio 1996-1997, bahwa istrinya menggugat cerai, Ibunya meninggal, West Arkeen yang overdosis (OD), begitupula sepupunya OD saat naik daun bersama Blind Mellon, Shannon Hoon. Axl stress, terpukul, dan depresi.
Dalam keadaan itu, sebenarnya Axl telah menelurkan beberapa lagu, seperti Oh My God yang menjadi Ost. End of Day tahun 1999. Arnold yang amat menggemari Gn’R sejak dulu khususnya pada pertemuannya di pub pada suatu malam, kembali mengajak Axl untuk menelurkan karyanya dengan harapan lahirnya sebuah kesuksesan seperti pada tahun 1992 dengan lagu luar bisanya: You Could Be Mine sebagai Ost. Terminator 2: Judgmen Day.
Film tahun 1999 yang kurang laris itu, juga menghantarkan New Gn’R tidak booming. Namun hal demikian langsung runtuh, ketika tanpa diduga Axl tampil live bersama Gilby Clarke dan bandnya tahun 2000. Axl and Gilby band menyayikan lagu lawas milik Rolling Stones, seperti death flowers. Sontak, media terbangun. Dengan gayanya, Axl sesumbar bahwa sedang merampungkan album barunya, dan akan diluncurkan. Formasi anggota baru, kemudian bocor ke publik, seperti Flink, Buckethead, dan anggota lama Gn’r Illusion, Dizzy Reed, begitupula lagu baru yang dinyayikan melalui live yang mulai digelar tahun itu pula walupun harus berbagi panggung denga band lain, seperti Linkin Park.
Tahun 2001, New Gn’R manggung di Rock in Rio III. Luar biasa, antusias penonton seakan menghilangkan ada atau tidaknya Gn’R baru. Penonton menikmatinya. Sepanjang tahun 2001-2002, New Gn’R melakukan tour, baik itu di AS ataupun Eropa, baik yang sukses maupun yang dilengkapi dengan kerusuhan karena konser tidak jadi. Lagi-lagi Axl berulah, disalah satu konsernya di AS, ternyata Axl memilih nonton basket di kamar hotel daripada berada diatas penggung live performance.
Buku biografi Gn’R ini dilengkapi pula perjalanan waktu disetiap konser sejak tahun 1982 hingga tahun 2002, selain itu dibeberkan situs internet terkait dengan Gn’R, buku biografi Gn’R karya orang lain, CD, bootleg, videoklip, DVD, VHS, dan itu banyak yang tidak beredar di Indonesia. Lampiran buku ini, diisi gambar-gambar saat live, tiket konser, pamflet, CD, DVD, dan lambang-lambang lagu.
Yang tidak ada dibuku
Terjemahan bahasa Indonesia buku Paul Stenning diterbitkan bulan Mei 2009, seharusnya penerbit memberikan tulisan atau kata pengantar dari pemerhati Gn’R, seperti saya misalnya hehehehe, untuk menghantarkan apa yang terjadi kini atau sejak tahun 2004 – hingga 2009, dimana tahun-tahun itu tidak dibahas dalam biografi tersebut.
Sebut saja misalnya bagaimana reaksi Axl dan bandnya, ketika Slash bersama ex personil Gn’R membuat Velvet Revolver (VR) yang merupakan terusan Slash n’ Snakpit, dan menelurkan album tahun 2004, dan meledak. Selanjutnya, banyaknya beredar lagu baru Gn’R melalui internet dan itu mencerminkan keberadaan sekaligus penyaing baru VR.
Keberadaan Gn’R semakin eksis ketika sederetan konser dilakukan secara permanen sejak tahun 2006, bahkan sampai ke Asia seperti di Jepang hingga awal 2008. Dan akhirnya, pada 23 Nov 2008, Gn’R meluncurkan album Chenese Democracy (CD) yang amat ditunggu-tunggu, dan ternyata mencapai puncak tangga lagu di dunia internasional. Tanpa diduga, Lagu You Could Be Mine yang dianggap luar biasa oleh Stenning, menjadi Ost. Terminator kembali, dalam T4: The End Begin tahun 2009. Wajah baru Gn’R melalui lagu-lagu dalam CD, dan kenangan memukau melalui film T4, semakin memantapkan untuk tetap dalam barisan yang sama dan kokoh, yaitu sebagai Big Fans of Guns n’ Roses!!!.
Sejak bulan akhir Mei lalu, aku melihat biografi Gn’R yang berbahasa Indonesia. Ukh, langsung tertarik untuk membelinya. Selang sekitar 3 minggu kemudian, kemarin 16 Juni 2009, akhirnya buku band kesukaanku sepanjang masa langsung terbeli. Waktu yang banyak untuk alokasi kegiatan 32 Artscore, dan RIP-nya kakak iparku, megharuskan untuk memaksa pulang kerja cepat guna menyempatkan diri membeli buku itu di TM Book Detos. Harganya Rp. 55.000, namun diskon 15% menjadi Rp. 46.750…hehehehe, padahal bisa lebih murah menjadi 20-25% kalau traksaksinya lebih pagi dan masih tergolong 150 pembeli buku pertama dalam hari yang sama….
Buku tersebut merupakan terjemahan karya Paul Stenning tahun 2004 dengan judul aslinya: The Band That Time Forgot; the complete unauthorized Biografy of Guns N’ Roses. Penerbit Ayyana dari Yogyakarta dan baru kali ini aku membeli buku dari penerbit itu, memberikan sebuah kemasan buku yang menarik, terutama sampulnya, sayangnya gambar-gambar pada lampiran berwarna hitam putih dan kurang baik.
Cov-D
Cov-B
Daf. Isi
Lamp.
(Gambar berdasarkan scan dari buku yang dibahas)
Malamnya, malam Rabu, aku membacanya hingga tuntas. Mulai selesai magrib hingga jam 10 malam lewat sedikit. Buku terjemahan itu, dibuka Stenning dengan menyatakan bahwa” adalah sulit membuat biografi tidak resmi”. Biografi yang ditulis merupakan hasil tangan dingin wartawan rock yang teleh digelutinya bertahun-tahun, dan tak ayal hasilnya keren!. Tiap bab yang disajikan menggunakan judul lagu Gn’R yang isinyapun mencerminkan kehidupan anggotanya, dan ini berarti bahwa lagu yang diciptakan adalah “kisah hidup mereka”, baik itu mulai tahun 1982-1993, ataupun setelahnya hingga tahun 2003.
Lagu yang diciptakan seperti Nightrain adalah kisah AXL dan teman2nya yang meminum-minuman keras mereka Nightrain yang amat murah karena hanya itu yang mereka mampu beli, dan ingin keluar dari keadaan itu. Selanjutnya diceritakan pula, lagu pertama ciptaan Gn’R, yakni Don’t Cry, dan lagu lainnya yang diakui keluar begitu saja ketika mereka bersama mulai memainkannya.
Breakdown (perpecahan) sebagai salah satu bab yang menarik. Stenning menceritakan asal muasal perpecahan di tubuh Gn’R, dari pemecatan Adler yang hoby nge-drugnya sudah “kacau balau” menurut Slash dan Izzy, hingga pemecatan Gilby yang juga tetap digunakan Axl hingga tahun 1995. Tak lupa pula, konflik dengan Nirvana yang kala itu, 1993, memiliki kekuatan kemampuan yang menyerupai Gn’R. Selanjutnya, pasca album Gn’R yang tidak mengesankan: Spagetti Incident?!, usaha menghasilkan Chinese Democracy yang terkatung-katung, bukan disengaja atau tanpa sebab. Axl yang sendirian dengan Gn’R harus dihadapi kenyataan pahit pada medio 1996-1997, bahwa istrinya menggugat cerai, Ibunya meninggal, West Arkeen yang overdosis (OD), begitupula sepupunya OD saat naik daun bersama Blind Mellon, Shannon Hoon. Axl stress, terpukul, dan depresi.
Dalam keadaan itu, sebenarnya Axl telah menelurkan beberapa lagu, seperti Oh My God yang menjadi Ost. End of Day tahun 1999. Arnold yang amat menggemari Gn’R sejak dulu khususnya pada pertemuannya di pub pada suatu malam, kembali mengajak Axl untuk menelurkan karyanya dengan harapan lahirnya sebuah kesuksesan seperti pada tahun 1992 dengan lagu luar bisanya: You Could Be Mine sebagai Ost. Terminator 2: Judgmen Day.
Film tahun 1999 yang kurang laris itu, juga menghantarkan New Gn’R tidak booming. Namun hal demikian langsung runtuh, ketika tanpa diduga Axl tampil live bersama Gilby Clarke dan bandnya tahun 2000. Axl and Gilby band menyayikan lagu lawas milik Rolling Stones, seperti death flowers. Sontak, media terbangun. Dengan gayanya, Axl sesumbar bahwa sedang merampungkan album barunya, dan akan diluncurkan. Formasi anggota baru, kemudian bocor ke publik, seperti Flink, Buckethead, dan anggota lama Gn’r Illusion, Dizzy Reed, begitupula lagu baru yang dinyayikan melalui live yang mulai digelar tahun itu pula walupun harus berbagi panggung denga band lain, seperti Linkin Park.
Tahun 2001, New Gn’R manggung di Rock in Rio III. Luar biasa, antusias penonton seakan menghilangkan ada atau tidaknya Gn’R baru. Penonton menikmatinya. Sepanjang tahun 2001-2002, New Gn’R melakukan tour, baik itu di AS ataupun Eropa, baik yang sukses maupun yang dilengkapi dengan kerusuhan karena konser tidak jadi. Lagi-lagi Axl berulah, disalah satu konsernya di AS, ternyata Axl memilih nonton basket di kamar hotel daripada berada diatas penggung live performance.
Buku biografi Gn’R ini dilengkapi pula perjalanan waktu disetiap konser sejak tahun 1982 hingga tahun 2002, selain itu dibeberkan situs internet terkait dengan Gn’R, buku biografi Gn’R karya orang lain, CD, bootleg, videoklip, DVD, VHS, dan itu banyak yang tidak beredar di Indonesia. Lampiran buku ini, diisi gambar-gambar saat live, tiket konser, pamflet, CD, DVD, dan lambang-lambang lagu.
Yang tidak ada dibuku
Terjemahan bahasa Indonesia buku Paul Stenning diterbitkan bulan Mei 2009, seharusnya penerbit memberikan tulisan atau kata pengantar dari pemerhati Gn’R, seperti saya misalnya hehehehe, untuk menghantarkan apa yang terjadi kini atau sejak tahun 2004 – hingga 2009, dimana tahun-tahun itu tidak dibahas dalam biografi tersebut.
Sebut saja misalnya bagaimana reaksi Axl dan bandnya, ketika Slash bersama ex personil Gn’R membuat Velvet Revolver (VR) yang merupakan terusan Slash n’ Snakpit, dan menelurkan album tahun 2004, dan meledak. Selanjutnya, banyaknya beredar lagu baru Gn’R melalui internet dan itu mencerminkan keberadaan sekaligus penyaing baru VR.
Keberadaan Gn’R semakin eksis ketika sederetan konser dilakukan secara permanen sejak tahun 2006, bahkan sampai ke Asia seperti di Jepang hingga awal 2008. Dan akhirnya, pada 23 Nov 2008, Gn’R meluncurkan album Chenese Democracy (CD) yang amat ditunggu-tunggu, dan ternyata mencapai puncak tangga lagu di dunia internasional. Tanpa diduga, Lagu You Could Be Mine yang dianggap luar biasa oleh Stenning, menjadi Ost. Terminator kembali, dalam T4: The End Begin tahun 2009. Wajah baru Gn’R melalui lagu-lagu dalam CD, dan kenangan memukau melalui film T4, semakin memantapkan untuk tetap dalam barisan yang sama dan kokoh, yaitu sebagai Big Fans of Guns n’ Roses!!!.
Jumat, 30 Oktober 2009
Sekolah tinggi Seni Musik di Surabaya
ini merupakan proyek milik
yayasan swasta yang bergerak di bidang pendidikan musik. Fasilitas yang
direncanakan meliputi ruang kelas teori dan ruang kelas musik privat, ruang
latihan, perpustakaan, ruang seminar, music hall, recital hall, amphitheatre, ruang
dosen, kafetaria, toko buku, swalayan, kantor kas, kantor pengelola beserta ruang
rapat, dan ruang klub musik. Sesuai dengan fungsi bangunan sebagai sekolah
musik dan simbol dari musik dan sifat musik yang dinamis, maka konsep
perancangan mengacu pada simbolisasi bentuk "Kunci G dengan kelima garis
paranada" dan "Dinamis". Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan
bangunan yang terdiri dari massa tunggal hasil metafor bentuk Kunci G dan Lima
garis paranada, sehingga menghasilkan bentuk massa lingkaran, juring lingkaran
dan bentuk melengkung yang dikomposisikan berdasarkan bentuk Kunci G
dengan kesan dinamis dan memiliki kesatuan.
Author
• (22499149) NEZAR KURNIAWAN
Contributor
• (93-021) IRWAN SAHLI
• (88-002) Timoticin Kwanda
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2003
Subject
1. MUSIC-HALLS
Keyword
college music, facilities, design concept, surabaya
Category
s1 - Laporan Perancangan Arsitektur (Jurusan Teknik Arsitektur S1)
Language
Indonesian
Rights
Laporan Perancangan Arsitektur No. 2096/ARS/2003; Nezar Kurniawan (22499149)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made
ini merupakan proyek milik
yayasan swasta yang bergerak di bidang pendidikan musik. Fasilitas yang
direncanakan meliputi ruang kelas teori dan ruang kelas musik privat, ruang
latihan, perpustakaan, ruang seminar, music hall, recital hall, amphitheatre, ruang
dosen, kafetaria, toko buku, swalayan, kantor kas, kantor pengelola beserta ruang
rapat, dan ruang klub musik. Sesuai dengan fungsi bangunan sebagai sekolah
musik dan simbol dari musik dan sifat musik yang dinamis, maka konsep
perancangan mengacu pada simbolisasi bentuk "Kunci G dengan kelima garis
paranada" dan "Dinamis". Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan
bangunan yang terdiri dari massa tunggal hasil metafor bentuk Kunci G dan Lima
garis paranada, sehingga menghasilkan bentuk massa lingkaran, juring lingkaran
dan bentuk melengkung yang dikomposisikan berdasarkan bentuk Kunci G
dengan kesan dinamis dan memiliki kesatuan.
Author
• (22499149) NEZAR KURNIAWAN
Contributor
• (93-021) IRWAN SAHLI
• (88-002) Timoticin Kwanda
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2003
Subject
1. MUSIC-HALLS
Keyword
college music, facilities, design concept, surabaya
Category
s1 - Laporan Perancangan Arsitektur (Jurusan Teknik Arsitektur S1)
Language
Indonesian
Rights
Laporan Perancangan Arsitektur No. 2096/ARS/2003; Nezar Kurniawan (22499149)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made
SEKOLAH TINGGI MUSIK BANDUNG
Alamat : JL. LAMPING NO. 16 BANDUNG 40151
Tags : PENDIDIKAN MUSIK | SEKOLAH MUSIK | MUSIK
SEJARAH BERDIRI
Sekolah Tinggi Musik Bandung berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No . 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, ijin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.
Sejak lama kota Bandung dikenal sebagai barometer perkembangan musik di Indonesia. Bahkan, juga dijuluki “gudang”nya musisi yang tidak pernah berhenti melahirkan seniman-seniman musik berbakat yang sanggup berkiprah, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Inilah yang menjadi inspirasi berdirinya Sekolah Tinggi Musik Bandung, sebagai sekolah tinggi formal di bidang musik satu-satunya di Indonesia.
Di lembaga inilah mahasiswa ditempa untuk bisa mengelola keseimbangan penguasaan bermain musik dengan pengetahuan serta wawasan-wawasan lainnya sebagai modal dasar menjadi musisi yang baik. Dan musisi yang baik bukan dinilai dari sekedar piawai memainkan instrument, melainkan harus mampu mengaransir secara harmonis unsur-unsur talent, relationship, patience, belief & knowledge – menjadi kesatuan yang utuh di dalam dirinya.
VISI
“Sekolah Tinggi Musik Bandung menjadi lembada pendidikan yang berkualitas unggul”
MISI
”Membentuk musisi yang bersikap etis, berwawasan akademis dan cultural, professional, serta mampu berperan di masyarakat”
MOTTO
“Menjadi musisi yang baik”
OPEN AT:
www.stimb.co.cc
JOINING FEE
Dilunasi pada waktu registrasi
*
Biaya Pengembangan Rp. 7.000.000,-
*
Biaya Kemahasiswaan Rp. 500.000,- (sudah termasuk jaket almamater & t’shirt)
TUITION FEE
Dibayar setiap awal semester
*
Biaya Tetap Rp. 2.000.000,- /semester
*
Biaya SKS Rp. 125.000,- /SKS
Pendaftaran Mahasiswa Baru dibuka mulai bulan April s.d Agustus 2009, dilakukan dengan mengisi Formulir Pendaftaran dan Membayar biaya test sebesar Rp. 250.000,- kepada Bagian Administrasi di kampus STiMB.
JADUAL TEST PENERIMAAN
> Test Gelombang I, 18 Mei 2009
> Test Gelombang II, 27 Juli 2009
> Test Gelombang III, 14 Agustus 2009
SYARAT PENERIMAAN
> Berijazah SMU atau sederajat
> Menyerahkan fotocopy ijazah yang telah dilegalisasi (3 rangkap)
> Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 2x3 (4 lembar) dan 3x4 (4 lembar)
> Surat Keterangan Sehat dari dokter atau Puskesmas
KEPUTUSAN PENERIMAAN
Berdasarkan hasil:
> Test Bakat & Keterampilan
> Psikotest
> Wawancara
Info :
Tes bakat dan keterampilan dibagi dua yaitu tes teori musik dan tes keterampilan memainkan instrumen.
> Tes Bakat, mencakup pengetahuan musik
> Tes Keterampilan mainkan instrumen, terutama minat utama yang nantinya akan menjadi mata kuliah Mayor Wajib. Kamu boleh memainkan lebih dari satu instrumen, kalo bisa...
> Psikotest diperlukan supaya kamu tau dengan pasti potensi yang paling utama di bidang apa. Psikotest ini dapat dijadikan sebagai arahan profesi / karir kamu di bidang musik kelak. misalnya, kalau memang kamu punya bakat terpendam sebagai komposer, jauh2 hari kamu bisa lebih fokus di beberapa mata kuliah yang harus kamu kuasai.
> Wawancara harus kamu hadapi dengan rileks supaya kamu dapat menunjukkan kualitas dirimu dengan baik. ini juga kesempatan buatmu untuk bertanya apa saja tentang STiMB, beragam karir yang bisa dilakukan oleh seorang sarjana musik, dsb.
Alamat : JL. LAMPING NO. 16 BANDUNG 40151
Tags : PENDIDIKAN MUSIK | SEKOLAH MUSIK | MUSIK
SEJARAH BERDIRI
Sekolah Tinggi Musik Bandung berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No . 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, ijin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.
Sejak lama kota Bandung dikenal sebagai barometer perkembangan musik di Indonesia. Bahkan, juga dijuluki “gudang”nya musisi yang tidak pernah berhenti melahirkan seniman-seniman musik berbakat yang sanggup berkiprah, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Inilah yang menjadi inspirasi berdirinya Sekolah Tinggi Musik Bandung, sebagai sekolah tinggi formal di bidang musik satu-satunya di Indonesia.
Di lembaga inilah mahasiswa ditempa untuk bisa mengelola keseimbangan penguasaan bermain musik dengan pengetahuan serta wawasan-wawasan lainnya sebagai modal dasar menjadi musisi yang baik. Dan musisi yang baik bukan dinilai dari sekedar piawai memainkan instrument, melainkan harus mampu mengaransir secara harmonis unsur-unsur talent, relationship, patience, belief & knowledge – menjadi kesatuan yang utuh di dalam dirinya.
VISI
“Sekolah Tinggi Musik Bandung menjadi lembada pendidikan yang berkualitas unggul”
MISI
”Membentuk musisi yang bersikap etis, berwawasan akademis dan cultural, professional, serta mampu berperan di masyarakat”
MOTTO
“Menjadi musisi yang baik”
OPEN AT:
www.stimb.co.cc
JOINING FEE
Dilunasi pada waktu registrasi
*
Biaya Pengembangan Rp. 7.000.000,-
*
Biaya Kemahasiswaan Rp. 500.000,- (sudah termasuk jaket almamater & t’shirt)
TUITION FEE
Dibayar setiap awal semester
*
Biaya Tetap Rp. 2.000.000,- /semester
*
Biaya SKS Rp. 125.000,- /SKS
Pendaftaran Mahasiswa Baru dibuka mulai bulan April s.d Agustus 2009, dilakukan dengan mengisi Formulir Pendaftaran dan Membayar biaya test sebesar Rp. 250.000,- kepada Bagian Administrasi di kampus STiMB.
JADUAL TEST PENERIMAAN
> Test Gelombang I, 18 Mei 2009
> Test Gelombang II, 27 Juli 2009
> Test Gelombang III, 14 Agustus 2009
SYARAT PENERIMAAN
> Berijazah SMU atau sederajat
> Menyerahkan fotocopy ijazah yang telah dilegalisasi (3 rangkap)
> Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 2x3 (4 lembar) dan 3x4 (4 lembar)
> Surat Keterangan Sehat dari dokter atau Puskesmas
KEPUTUSAN PENERIMAAN
Berdasarkan hasil:
> Test Bakat & Keterampilan
> Psikotest
> Wawancara
Info :
Tes bakat dan keterampilan dibagi dua yaitu tes teori musik dan tes keterampilan memainkan instrumen.
> Tes Bakat, mencakup pengetahuan musik
> Tes Keterampilan mainkan instrumen, terutama minat utama yang nantinya akan menjadi mata kuliah Mayor Wajib. Kamu boleh memainkan lebih dari satu instrumen, kalo bisa...
> Psikotest diperlukan supaya kamu tau dengan pasti potensi yang paling utama di bidang apa. Psikotest ini dapat dijadikan sebagai arahan profesi / karir kamu di bidang musik kelak. misalnya, kalau memang kamu punya bakat terpendam sebagai komposer, jauh2 hari kamu bisa lebih fokus di beberapa mata kuliah yang harus kamu kuasai.
> Wawancara harus kamu hadapi dengan rileks supaya kamu dapat menunjukkan kualitas dirimu dengan baik. ini juga kesempatan buatmu untuk bertanya apa saja tentang STiMB, beragam karir yang bisa dilakukan oleh seorang sarjana musik, dsb.
Sekolah Tinggi Musik Bandung
adalah sekolah tinggi yang mengkhususkan diri dalam bidang musik pertama di Indonesia. STiMB berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No. 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, izin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.
Instrumen Mayor
* Vokal
* Keyboard
* Gitar elektrik
* Bas elektrik
* Drum
* Saksofon
Program studi Musik Klasik/Jenjang Sarjana (S1) dengan instrumen mayor/spesialisasi pilihan:
* Vokal
* Piano
* Gitar
* Perkusi
* Biola
* Viola
* Cello
* Kontra Bas
* Flute
* Klarinet
* Oboe
* Fagot
* Trombon
* Horn
* Saksofon
Mata kuliah
Meliputi berbagai mata kuliah, diselaraskan dengan Kurikulum Nasional yang ditetapkan pemerintah plus mata kuliah muatan lokal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi mahasiswa.
* Instrumen Mayor
* Teori Musik
* Pengantar Pengetahuan Musik (PPM)
* Solfeggio
* Piano Minor Wajib
* Minor Pilihan
* Sejarah Musik
* Ilmu Harmoni
* Harmoni Manual
* Kontrapung
* Komposisi
* Analisa Musik
* Aransemen
* Akustik dan Organologi
* Orkestrasi
* Koor/Orkes/Ansambel
* Direksi Koor/Orkes
* Filsafat Seni
* Seni Pertunjukan Indonesia
* Pengetahuan Musik Nusantara
* Pengetahuan Musik Dunia
* Pengetahuan dan Praktek Karawitan
* Seminar Musik
* Psikologi
* Bahasa Inggris
* Bahasa Indonesia
* Agama
* Pancasila dan Kewarganegaraan
*
Kompetensi yang dikembangkan
* Manajemen Musik
* Penulisan Musik Komputer
* Pengetahuan Digital Recording
* Jurnalisme Musik
adalah sekolah tinggi yang mengkhususkan diri dalam bidang musik pertama di Indonesia. STiMB berdiri dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2001 dengan ijin operasional berdasarkan SK Mendiknas No. 129/D/O/2001. Setelah melewati proses penilaian dan evaluasi selama 2 tahun dari Departemen Pendidikan Nasional cq Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, izin tersebut diperbaharui dengan keluarnya SK Mendiknas No. 614/D/T/2004.
Instrumen Mayor
* Vokal
* Keyboard
* Gitar elektrik
* Bas elektrik
* Drum
* Saksofon
Program studi Musik Klasik/Jenjang Sarjana (S1) dengan instrumen mayor/spesialisasi pilihan:
* Vokal
* Piano
* Gitar
* Perkusi
* Biola
* Viola
* Cello
* Kontra Bas
* Flute
* Klarinet
* Oboe
* Fagot
* Trombon
* Horn
* Saksofon
Mata kuliah
Meliputi berbagai mata kuliah, diselaraskan dengan Kurikulum Nasional yang ditetapkan pemerintah plus mata kuliah muatan lokal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi mahasiswa.
* Instrumen Mayor
* Teori Musik
* Pengantar Pengetahuan Musik (PPM)
* Solfeggio
* Piano Minor Wajib
* Minor Pilihan
* Sejarah Musik
* Ilmu Harmoni
* Harmoni Manual
* Kontrapung
* Komposisi
* Analisa Musik
* Aransemen
* Akustik dan Organologi
* Orkestrasi
* Koor/Orkes/Ansambel
* Direksi Koor/Orkes
* Filsafat Seni
* Seni Pertunjukan Indonesia
* Pengetahuan Musik Nusantara
* Pengetahuan Musik Dunia
* Pengetahuan dan Praktek Karawitan
* Seminar Musik
* Psikologi
* Bahasa Inggris
* Bahasa Indonesia
* Agama
* Pancasila dan Kewarganegaraan
*
Kompetensi yang dikembangkan
* Manajemen Musik
* Penulisan Musik Komputer
* Pengetahuan Digital Recording
* Jurnalisme Musik
Sabtu, 26 September 2009
KFC Music Hits List adalah album kompilasi dari band dan penyanyi baru hasil dari ajang pencarian bakat yang disokong oleh KFC. setelah cukup berhasil dengan album KFC Music Hits List pertama dan kedua, kini KFC Music merelase lagi album ketiga untuk mereka.
Beberapa lagu dari Album ini tampaknya cukup berpotensi untuk masuk ke chart-chart radio di Indonesia dan populer di tengah pecinta musik Indonesia. Salah satu lagu dari album ini yang dinyanyikan band Aquila yang berjudul ‘Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki’ telah masuk ke 10 besar tangga lagu (Awal Januari 2009) di salah satu stasiun radio swasta di Indonesia.
Track List :
* 01. The Mad - Kembali.mp3
* 02. River - Virgin.mp3
* 03. Icon - Ketetapan Hati.mp3
* 04. Cum Laude - Karna Dia, Dia, Dia.mp3
* 05. Supernova - Dialog (Dia, Lo dan Gue).mp3
* 06. Bio - Ku Hanya Ingin Kau Di Sampingku.mp3
* 07. The Julia’s - Lelaki Buaya dan Wanita Bodoh.mp3
* 08. Imaji - Kau Anugrah.mp3
* 09. Rock On - Preman Kelas.mp3
* 10. Cat de Villa - Masih Adakah.mp3
* 11. Aquila - Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki.mp3 [Download]
* 12. The Barry’s - Mengertilah.mp3
Beberapa lagu dari Album ini tampaknya cukup berpotensi untuk masuk ke chart-chart radio di Indonesia dan populer di tengah pecinta musik Indonesia. Salah satu lagu dari album ini yang dinyanyikan band Aquila yang berjudul ‘Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki’ telah masuk ke 10 besar tangga lagu (Awal Januari 2009) di salah satu stasiun radio swasta di Indonesia.
Track List :
* 01. The Mad - Kembali.mp3
* 02. River - Virgin.mp3
* 03. Icon - Ketetapan Hati.mp3
* 04. Cum Laude - Karna Dia, Dia, Dia.mp3
* 05. Supernova - Dialog (Dia, Lo dan Gue).mp3
* 06. Bio - Ku Hanya Ingin Kau Di Sampingku.mp3
* 07. The Julia’s - Lelaki Buaya dan Wanita Bodoh.mp3
* 08. Imaji - Kau Anugrah.mp3
* 09. Rock On - Preman Kelas.mp3
* 10. Cat de Villa - Masih Adakah.mp3
* 11. Aquila - Kau Ada Yang Memiliki, Aku Ada Yang Memiliki.mp3 [Download]
* 12. The Barry’s - Mengertilah.mp3
Kamis, 17 September 2009
Selasa, 15 September 2009
Jumat, 11 September 2009
BELI T-SHIRT, DAPAT ALBUM BARU SLANK
(Press Release Album Slank "Anthem For The Broken Hearted")
BELI T-SHIRT, DAPAT ALBUM BARU SLANK
Kalau biasanya orang beli CD lalu dapat bonus t-shirt, Slank membalikkan keadaan tersebut. Beli T-shirt Slank, dapat CD album terbaru mereka, “ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED”. Itu pun masih ditambah dengan VCD Slank World Tour 2008. VCD yang berisi potongan-potongan konser Slank di tiga benua; Asia, Eropa dan Amerika selama tahun 2008 lalu. Album ini berisi 10 lagu. Selain 5 lagu baru, ada 5 lagu lama yang ditranslate ke dalam bahasa Inggris.
Proses album ini memakan waktu cukup lama. Sejak tahun 2006, Slank bolak-balik ke Amerika untuk mewujudkan mimpi mereka. Setelah merasa cukup bekal, 4 September 2006 Slank berangkat ke Amerika untuk show case di beberapa kota di sana sekaligus menjajaki produser yang tepat untuk menangani mereka. Ada dua produser yang ditemui. Salah satunya adalah Blues Saraceno, mantan gitaris Poison. Slank di sana sampai pertengahan September dan kembali lagi ke Tanah Air untuk menyusun strategi berikutnya.
Berhubungan dengan produser di Amerika terus berlanjut. Sampai akhrnya terpilih nama Blues Saraceno. Di sela jadwal tur di dalam negeri, Slank terus berlatih di Studio Parah di Potlot membawakan lagu-lagu yang akan direkam nanti. 21 Juli 2007, Slank pun kembali berangkat ke Amerika. Studio City Sound 4412 Whitsett Ave di Los Angeles menjadi tempat rekamannya. Bruce memberikan kebebasan kepada Slank untuk berkreatifitas. 12 Jam sehari selama enam hari kerja, Slank berkutat di studio. Bruce Saraceno terus memperhatikan proses rekaman tersebut.
“Kita mulai kerja dari jam 10 pagi dan baru selesai jam 10 malam. Begitu setiap harinya,” cerita Kaka.
Selama sebulan di sana, akhirnya proses rekaman selesai. Slank kembali pulang ke Indonesia. Dua langkah awal, yaitu; cari produser dan rekaman telah dilakukan. Tinggal tahap ketiga, mengedarkan album tersebut. Di album ini Slank tetap sebagai band indie.
Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya album “ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED” dirilis di Amerika pada akhir September 2008 lalu. Saat itu telah memasuki bulan Ramadhan 1429 H. 20 Oktober 2008, Slank terbang lagi ke Amerika. Kali ini untuk promo tur album tersebut. Slank tampil lebih dari 15 tempat. Mulai dari Pantai Barat sampai ke Pantai Timur Amerika. Bahkan mereka berada di depan White House berbaur ditengah-tengah pendukung Barack Obama yang merayakan kemenangannya sebagai presiden Amerika Serikat.
Di tengah rangkaian promo tur, Slank juga sempat suting dua buah video klip untuk lagu “Too Sweet to Forget” dan “Drugs Me Up”. Suting klip pertama dilakukan di kawasan konservasi hutan di Trabulco Canyon. Sedangkan untuk lagu kedua, pengambilan gambarnya dilakukan di studio. Sutradara kedua video klip ini adalah Joe Dietsch. Slank melakukan promo tur ini sejak 20 Oktober sampai 22 November 2008.
Sama seperti proses rekamannya yang butuh waktu lama. Begitu juga untuk beredar di Indonesia, album ini butuh waktu setahun setelah rilis di Amerika. Sekitar 500 stasiun radio di Amerika memutar lagu-lagunya. Berbagai media cetak di sana mengulas materi albumnya. Beberapa diantaranya adalah Kabari, Indonesia Media, Indonesian Journal, VOA dan Kharisma.
Akhirnya pada Agustus 2009, album tersebut resmi dirilis di Indonesia. Ini juga untuk memenuhi permintaan Slankers yang memang hampir setahun ini selalu menanyakan kapan album ini akan beredar di Indonesia. Indonesia adalah negara kedua setelah Amerika yang mengedarkan Anthem For The Broken Hearted.
Yang membedakan album ini dengan yang rilis di Amerika adalah urutan lagu yang berbeda dan juga bonus VCD Slank World Tour 2008. Juga cara menjualnya menjadi beli t-shirt, dapat album baru Slank. Ini juga salah satu bentuk melawan pembajakan.
Anthem For The Broken Hearted bisa dibilang merupakan album yang penuh perjuangan karena memakan waktu yang lama untuk mewujudkan album ini. Karena Slank juga tidak ingin setengah-setengah untuk pengerjaan albumnya. 10 Lagu yang ada di album ini hadir dengan aransemen yang lebih fresh. Sangat American Style, tetapi tidak menghilangkan karakter Slank. Album ini juga menandakan 25 tahun Slank berkarya.
Selain itu, juga ada pesan penting yang ingin disampaikan Slank melalui album ini, yaitu sebuah ”Diplomasi Rock N’ Roll ala Slank”. Mereka ingin meneriakkan dengan jelas mengenai sisi lain kehidupan Indonesia. Ini sebagai bukti tanggung jawab Slank untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia melalui musik rock n’ roll.
Artis : Slank
Album : 'Anthem For The Broken Hearted'
Featured : 10 Songs
Language : English
Produced by : Blues Saraceno & Slank
Recorded & Mixed by : Tom Weirr at Studio City Sound, Studio City, CA. USA
Mastering Engineer : Bernie Grundman Mastering, Hollywood, CA. USA
Recording Label : Slank Records.
Distributor : MRI / Red Label, New York, USA.
Album & Tour publicist : Mazur Public Relation, Inc. New Jersey, USA
Radio Publicist : Skateboard Marketing, New York, USA
Tour Organizer : Justin118 Sound, Los Angeles, USA
USA Promo Tour: 20 Oktober – 22 November 2008
- at Molly Malone's, Los Angeles, California with BLUE JUDY & THREAD SPINNER
- at Club 705, Hermosa Beach, California
- at Ohio Expo Center - Rhodes Hall, Columbus, Ohio
- at Santos Party House, New York, New York with NOTORIOUS MSG & FAN TAN
Notorious MSG adalah sebuah group hiphop 2 anak muda Amerika keturunan Tionghoa yang sangat populer dengan karakternya yang unik dan khas. (www.notoriousmsg.com )
- at Jammin Java, Vienna, Virginia with THE UNDERWATER
- at 8x10, Baltimore, Maryland with THE UNDERWATER
- at J.C. Dobbs, Philadelphia, Pennsylvania with THE UNDERWATER
- at Bill's Bar, Boston, Massachusetts with NOTORIOUS MSG, THE RICE COOKERS & THE UNDERWATER
- at Water Street Music Hall, Rochester, New York with THE UNDERWATER & QUIETDRIVE
- at Reggie's Rock, Chicago, Illinois with THE UNDERWATER
The Underwater adalah sebuah band rock berasal dari York, Pennsylvania, Amerika Serikat. Band yang dibentuk pada tahun 2001 ini telah merilis 2 buah album. (www.theunderwater.net )
- at The Senator Theatre, Chico, California with OZOMATLI
- at Crystal Bay Casino, Crystal Bay, Nevada with OZOMATLI
- at Mc Near's Theatre, Petaluma, California with OZOMATLI
- at The Catalyst, Santa Cruz, California with OZOMATLI
Ozomatli adalah sebuah band beraliran hiphop latin rock berasal dari kota Los Angeles, Amerika Serikat. Pada tahun 2004 perna memenangkan Grammy Awards dalam kategori "Best Latin Rock/Alternative Album".(www.ozomatli.com
www.slank.com
www.myspace.com/slank
www.youtube.com/slanktube
www.friendster.com/slankband
www.facebook.com/pages/slank/6124173892
(Press Release Album Slank "Anthem For The Broken Hearted")
BELI T-SHIRT, DAPAT ALBUM BARU SLANK
Kalau biasanya orang beli CD lalu dapat bonus t-shirt, Slank membalikkan keadaan tersebut. Beli T-shirt Slank, dapat CD album terbaru mereka, “ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED”. Itu pun masih ditambah dengan VCD Slank World Tour 2008. VCD yang berisi potongan-potongan konser Slank di tiga benua; Asia, Eropa dan Amerika selama tahun 2008 lalu. Album ini berisi 10 lagu. Selain 5 lagu baru, ada 5 lagu lama yang ditranslate ke dalam bahasa Inggris.
Proses album ini memakan waktu cukup lama. Sejak tahun 2006, Slank bolak-balik ke Amerika untuk mewujudkan mimpi mereka. Setelah merasa cukup bekal, 4 September 2006 Slank berangkat ke Amerika untuk show case di beberapa kota di sana sekaligus menjajaki produser yang tepat untuk menangani mereka. Ada dua produser yang ditemui. Salah satunya adalah Blues Saraceno, mantan gitaris Poison. Slank di sana sampai pertengahan September dan kembali lagi ke Tanah Air untuk menyusun strategi berikutnya.
Berhubungan dengan produser di Amerika terus berlanjut. Sampai akhrnya terpilih nama Blues Saraceno. Di sela jadwal tur di dalam negeri, Slank terus berlatih di Studio Parah di Potlot membawakan lagu-lagu yang akan direkam nanti. 21 Juli 2007, Slank pun kembali berangkat ke Amerika. Studio City Sound 4412 Whitsett Ave di Los Angeles menjadi tempat rekamannya. Bruce memberikan kebebasan kepada Slank untuk berkreatifitas. 12 Jam sehari selama enam hari kerja, Slank berkutat di studio. Bruce Saraceno terus memperhatikan proses rekaman tersebut.
“Kita mulai kerja dari jam 10 pagi dan baru selesai jam 10 malam. Begitu setiap harinya,” cerita Kaka.
Selama sebulan di sana, akhirnya proses rekaman selesai. Slank kembali pulang ke Indonesia. Dua langkah awal, yaitu; cari produser dan rekaman telah dilakukan. Tinggal tahap ketiga, mengedarkan album tersebut. Di album ini Slank tetap sebagai band indie.
Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya album “ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED” dirilis di Amerika pada akhir September 2008 lalu. Saat itu telah memasuki bulan Ramadhan 1429 H. 20 Oktober 2008, Slank terbang lagi ke Amerika. Kali ini untuk promo tur album tersebut. Slank tampil lebih dari 15 tempat. Mulai dari Pantai Barat sampai ke Pantai Timur Amerika. Bahkan mereka berada di depan White House berbaur ditengah-tengah pendukung Barack Obama yang merayakan kemenangannya sebagai presiden Amerika Serikat.
Di tengah rangkaian promo tur, Slank juga sempat suting dua buah video klip untuk lagu “Too Sweet to Forget” dan “Drugs Me Up”. Suting klip pertama dilakukan di kawasan konservasi hutan di Trabulco Canyon. Sedangkan untuk lagu kedua, pengambilan gambarnya dilakukan di studio. Sutradara kedua video klip ini adalah Joe Dietsch. Slank melakukan promo tur ini sejak 20 Oktober sampai 22 November 2008.
Sama seperti proses rekamannya yang butuh waktu lama. Begitu juga untuk beredar di Indonesia, album ini butuh waktu setahun setelah rilis di Amerika. Sekitar 500 stasiun radio di Amerika memutar lagu-lagunya. Berbagai media cetak di sana mengulas materi albumnya. Beberapa diantaranya adalah Kabari, Indonesia Media, Indonesian Journal, VOA dan Kharisma.
Akhirnya pada Agustus 2009, album tersebut resmi dirilis di Indonesia. Ini juga untuk memenuhi permintaan Slankers yang memang hampir setahun ini selalu menanyakan kapan album ini akan beredar di Indonesia. Indonesia adalah negara kedua setelah Amerika yang mengedarkan Anthem For The Broken Hearted.
Yang membedakan album ini dengan yang rilis di Amerika adalah urutan lagu yang berbeda dan juga bonus VCD Slank World Tour 2008. Juga cara menjualnya menjadi beli t-shirt, dapat album baru Slank. Ini juga salah satu bentuk melawan pembajakan.
Anthem For The Broken Hearted bisa dibilang merupakan album yang penuh perjuangan karena memakan waktu yang lama untuk mewujudkan album ini. Karena Slank juga tidak ingin setengah-setengah untuk pengerjaan albumnya. 10 Lagu yang ada di album ini hadir dengan aransemen yang lebih fresh. Sangat American Style, tetapi tidak menghilangkan karakter Slank. Album ini juga menandakan 25 tahun Slank berkarya.
Selain itu, juga ada pesan penting yang ingin disampaikan Slank melalui album ini, yaitu sebuah ”Diplomasi Rock N’ Roll ala Slank”. Mereka ingin meneriakkan dengan jelas mengenai sisi lain kehidupan Indonesia. Ini sebagai bukti tanggung jawab Slank untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia melalui musik rock n’ roll.
Artis : Slank
Album : 'Anthem For The Broken Hearted'
Featured : 10 Songs
Language : English
Produced by : Blues Saraceno & Slank
Recorded & Mixed by : Tom Weirr at Studio City Sound, Studio City, CA. USA
Mastering Engineer : Bernie Grundman Mastering, Hollywood, CA. USA
Recording Label : Slank Records.
Distributor : MRI / Red Label, New York, USA.
Album & Tour publicist : Mazur Public Relation, Inc. New Jersey, USA
Radio Publicist : Skateboard Marketing, New York, USA
Tour Organizer : Justin118 Sound, Los Angeles, USA
USA Promo Tour: 20 Oktober – 22 November 2008
- at Molly Malone's, Los Angeles, California with BLUE JUDY & THREAD SPINNER
- at Club 705, Hermosa Beach, California
- at Ohio Expo Center - Rhodes Hall, Columbus, Ohio
- at Santos Party House, New York, New York with NOTORIOUS MSG & FAN TAN
Notorious MSG adalah sebuah group hiphop 2 anak muda Amerika keturunan Tionghoa yang sangat populer dengan karakternya yang unik dan khas. (www.notoriousmsg.com )
- at Jammin Java, Vienna, Virginia with THE UNDERWATER
- at 8x10, Baltimore, Maryland with THE UNDERWATER
- at J.C. Dobbs, Philadelphia, Pennsylvania with THE UNDERWATER
- at Bill's Bar, Boston, Massachusetts with NOTORIOUS MSG, THE RICE COOKERS & THE UNDERWATER
- at Water Street Music Hall, Rochester, New York with THE UNDERWATER & QUIETDRIVE
- at Reggie's Rock, Chicago, Illinois with THE UNDERWATER
The Underwater adalah sebuah band rock berasal dari York, Pennsylvania, Amerika Serikat. Band yang dibentuk pada tahun 2001 ini telah merilis 2 buah album. (www.theunderwater.net )
- at The Senator Theatre, Chico, California with OZOMATLI
- at Crystal Bay Casino, Crystal Bay, Nevada with OZOMATLI
- at Mc Near's Theatre, Petaluma, California with OZOMATLI
- at The Catalyst, Santa Cruz, California with OZOMATLI
Ozomatli adalah sebuah band beraliran hiphop latin rock berasal dari kota Los Angeles, Amerika Serikat. Pada tahun 2004 perna memenangkan Grammy Awards dalam kategori "Best Latin Rock/Alternative Album".(www.ozomatli.com
www.slank.com
www.myspace.com/slank
www.youtube.com/slanktube
www.friendster.com/slankband
www.facebook.com/pages/slank/6124173892
Java Rockin' Land 2009
Mungkin ini adalah konser terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia or mungkin se-Asia (correct me if im wrong yah?), di konser ini sederetan band-band papan atas lokal dan luar negeri bakalan menghibur seluruh penonton yang mencintai gender musik rock.
Yang menarik dari konser akbar ini adalah bakalan hadirnya band-band lama yang pernah nongol di tahun 90'an, contohnya ada Third Eye Blind dan Mr.Big.. oh iya yang menariknya lagi adalah Mr.Big bakalan reunian disini dengan personil awal (sumber MTV Insomnia) jadi pasti bakalan mengobati para penggemar Mr.Big terdahulu.
Beberapa band yang telah confirm akan ikut menghibur di panggung Java Rock in Land ini adalah Third Eye Blind, Melee, Mew, Secondhand Serenade, Vertical Horizon, Mr. Big, Joujouka, Motherjane, Ozomatli, Slank, Seringai, The Sabotage, Burgerkill, Amazing in Bed, Superman is Dead, Efek Rumah Kaca, Anda & the Backbone, Anda with the Joints, Bunga, Goodnight Electric, Navicula, Naif, Netral, /rif (confirmed dari www.javarockingland.com)
Dan Slank telah confirm akan ikut menghibur di panggung tersebut pada tanggal 9 August 2009 barengan dengan Third Eye Blind, Mew, Bagga Bownz (band dari Holland) dari lokalnya ada Gigi, Sore & Fall, Holy City Rollers & Goodnight Electric, J-Rock, Killed by Butterfly, Superman Is Dead, The Brandals, Peewee Gaskin, The Upstairs, Ozomatli, Mike's Apartement dan ada juga Aksara Music Workshop
Mungkin ini adalah konser terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia or mungkin se-Asia (correct me if im wrong yah?), di konser ini sederetan band-band papan atas lokal dan luar negeri bakalan menghibur seluruh penonton yang mencintai gender musik rock.
Yang menarik dari konser akbar ini adalah bakalan hadirnya band-band lama yang pernah nongol di tahun 90'an, contohnya ada Third Eye Blind dan Mr.Big.. oh iya yang menariknya lagi adalah Mr.Big bakalan reunian disini dengan personil awal (sumber MTV Insomnia) jadi pasti bakalan mengobati para penggemar Mr.Big terdahulu.
Beberapa band yang telah confirm akan ikut menghibur di panggung Java Rock in Land ini adalah Third Eye Blind, Melee, Mew, Secondhand Serenade, Vertical Horizon, Mr. Big, Joujouka, Motherjane, Ozomatli, Slank, Seringai, The Sabotage, Burgerkill, Amazing in Bed, Superman is Dead, Efek Rumah Kaca, Anda & the Backbone, Anda with the Joints, Bunga, Goodnight Electric, Navicula, Naif, Netral, /rif (confirmed dari www.javarockingland.com)
Dan Slank telah confirm akan ikut menghibur di panggung tersebut pada tanggal 9 August 2009 barengan dengan Third Eye Blind, Mew, Bagga Bownz (band dari Holland) dari lokalnya ada Gigi, Sore & Fall, Holy City Rollers & Goodnight Electric, J-Rock, Killed by Butterfly, Superman Is Dead, The Brandals, Peewee Gaskin, The Upstairs, Ozomatli, Mike's Apartement dan ada juga Aksara Music Workshop
Poppies Lane Memory
Saat kuberlindung dalam pelukan Mira
Langsung kukenal Dissa
Hampir kutenggelam aneh senyum tawanya
Juga kukenal hey Corine
Baru terpesona liar sinar matanya
Tambah kukenal Petty
Lagi kuterbuai dalam kisah khayalnya
Aku tak sadarkan diri
Aku dibawa terbang
Ke alam mereka
Aku di bawa rebah
Di rumput hijau
Dalam imaji lima dimensi
Kucumbu..Joy...
Saat kuberlindung dalam pelukan Mira
Langsung kukenal Dissa
Hampir kutenggelam aneh senyum tawanya
Juga kukenal hey Corine
Baru terpesona liar sinar matanya
Tambah kukenal Petty
Lagi kuterbuai dalam kisah khayalnya
Aku tak sadarkan diri
Aku dibawa terbang
Ke alam mereka
Aku di bawa rebah
Di rumput hijau
Dalam imaji lima dimensi
Kucumbu..Joy...
Terserah slank
Cepat-cepat jangan terlambat
Jangan lama-lama waktu terus berjalan
Sekarang aku butuh kepastian...Oh yeah
Dan ini-ini saat ini
Waktu yang tepat jangan tunggu sampai
Aku berpaling ke gadis yang lain...Oh yeah
Kalo cinta aku jawab saja iya
Tak ingin kudengar mungkin...mungkin...mungkin
Kalo kau gak suka bilang terus terang
Jangan ada kata terserah...terserah
Cepat-cepat jangan terlambat
Jangan lama-lama waktu terus berjalan
Sekarang aku butuh kepastian...Oh yeah
Dan ini-ini saat ini
Waktu yang tepat jangan tunggu sampai
Aku berpaling ke gadis yang lain...Oh yeah
Kalo cinta aku jawab saja iya
Tak ingin kudengar mungkin...mungkin...mungkin
Kalo kau gak suka bilang terus terang
Jangan ada kata terserah...terserah
Langganan:
Postingan (Atom)